Kau tak pernah mengerti akan hadirku disisimu
Kau ciptakan kebahagiaan, keceriaan dalam gulatan hari-hariku
Semua terasa indah bak warna pelangi di kala hujan
Harapan dan kepercayaan aku bangun dengan setitik kasih dan sayang
Namun semuanya telah kau rubah bangunan itu
Bagaikan abu yang di terpa angin.
Tapi, bangunan sayangku terlalu kokoh padamu
Dan kerapuhanku kau manfaatkan
Untuk bangunan kebohonganmu.
Seiring berubahnya cakwala cinta dan mega merah
Aku mengerti hakekat kasih dan sayang
Bahwa kaishku tak berarti apa-apa
Dan kau tak jauh lebih dari pada ulat bulu
Yang setiap saat melukai dan menyakiti perasaanku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar