Senin, 28 Februari 2011

Keterlenaan Dalam Hidup

Aku hanya sebagian kecil dari belalang-belalang buas
Aku tersisihkan dari kehidupanku, kehidupan yang penuh dengan keterlenaan
Aku tak mampu melawan keadaan yang selalu haus kekerasan
Badan kuat bagaikan tembok tebing kokoh
Lidah kelu bak plastik basah yang terbakar
Kau tak pernah merasakan panasnya matahari
Pagi,siang, sore dan malam kau hanya santai, tidur di kursi buasmu
Kau rampas kebahagiaannya, kau buang keinginannya
Sementara kau tertawa bagaikan ngaungan srigala
Kau tak lupa dengan nafsu harta, kekuasaan, kesenangan,
Dan kemunafikan kau agungkan
Kau hanyalah belalang buas kehausan.

Hidup Hanya Sebentar

Siapakah diri ini sebenarnya?
Orang baikkah atau sebaliknya?
Kehidupan ini hanya sebentar
Laksana air hujan meresap kedalam tanah
Setelah kehidupan ini
Ada kehidupan abadi disana
Dimana diri akan tahu dan mengerti
Apa yang akan terjadi pada diri ini
Badan ini adalah sampah
Badan ini tidak ada harganya
Cantik, tampan, jelek, cacat, dan buta sekalipun
Semuanya sama tidak berarti apa-apa
Karena diri akan ditinggalkan
Dimakan belatung hina
Dan diri ini akan tinggal di kehidupan abadi AKHIRAT

Minggu, 27 Februari 2011

jalanan tak bermakna

jalanan sempit seakan tak terasa sempit
orang-orang sibuk dengan sendirinya
mata sayu menunjukkan rasa lelah disetiap langkahnya
rasa panas tak membuatnya putus asa
dan semuanya berlalu bagaikan jejak yang tak bermakna.

Ilmu Politik

Ilmu politik adalah studi sistematik tentang kehidupan politik. Para ahli politik mempelajari pemerintahan, partai politik, kelomp[ok penekan (politik) hubungan internasional, dan administrasi pemerintahan. Semua ini adalah kegiatan indibidu dan kelompok, dan melibatkan hubungan kemanusiaan yang mendasar. Ilmu politik behhubungan dengan nilai-nilai fundamental seperti persamaan, kemerdekaan, keadilan, dan kekuasaan.
Ilmu politik berhubungan erat dengan sejarah, hukum, filsafat, dan sosiologi. Sejarah banyak memberikan banyak bahan (dasar) dengan mana para ahli poiltik bekerja. Atau sejarah memberkan banyak bahan dasar. Dengan bahan dasar ini para ahli politik bekerja. Hukum, terutama hukum perdata memberikan kerangka pemikiran formal bagi para ahli politik. Filsafat menghubungkan ilmu politik dengan ilmu-ilmu lainnya, dan sosiologi memberikan lingkungan sosial bagi fakta-fakta kehidupan politik.
Arti pentingnya ilmu politik telah banyak bertambah sejalan dengan pertumbuhan dan penyebaran demokrasi dalam zaman modern. Dalam setiap negara demokrasi, ilmu politik penting sekali dalam proses pemerintahan. Ahli politik mempelajari proses-proses ini dan pelaksanaan kerja di kantor-kantor dan departemen pemerintahan. Hasil kerja mereka dasar faktual untuk kritik pembaharuan barangkali ini merupakan unsur-unsur paling penting dalam pemerintahan demokratik. Ahli politik juga mengembangkan  bahan-bahan yang berguna bagi pendidikan generasi muda. Tanpa pendidikan seperti itu bagi warga negara yang akan datang suatu masyarakat demokratik tidak akan berkembang.

Hubungan Internasional

Tiga puluh tahun terakhir ini telah menyaksikan kelahiran banyak negara baru. Sejak akhir Perang dunia II, banyak negara yang dulunya jajahan telah memperoleh kemerdekaannya, dan dengan cepat telah mengembangkan sistem pemerintahan mereka sendiri. Munculnya negara-negara kebangsaan baru yang kuat ini seperti misalnya Indonesia, Malaysia, dan India merupakan salah satu faktor paling penting dalm hubungan internasional sekarang ini.
Salah satu masalah utama dalam hubungan internasional disebabkan oleh adanya sistem politik yang berbeda yang berlaku di berbagai negara di dunia. Sementara beberapa negara berusaha melaksanakan sistem politiknya sendiri kepada negara lain, negara-negara seperti indonesia telah  mengembangkan sistem politik demokrasi dan telah menunjukkan bahwa ini merupakan cara yang terbaik dalam mencapai pembangunan nasional. Kemajuan ekonomi tergantung pada pemerintahan yang baik, ekonomi yang terencana, dan hubungan internasional yang baik. Hubungan internasional memungkinkan negara-negara tersebut menyelesaikan masalah-masalah mereka dengan bekerjasama.
Tidak ada negara sekarang ini yang bebas secara ekonomi. Amerika Serikat merupakan negara industri yang paling kuat di dunia. Tetapi negara ini menjual banyak produknya kenegara-negara lain dan menggunakan bahan mentah dari negara-negara lain untuk memperkuat industrinya. Uni Soviet juga merupakan negara industri yang kuat, tetapi negara ini harus mengimpor banyak sekali kebutuhan pertaniannya. Jepang tidak memiliki minyak maupun bahan mentah. Jepang mengimpor keduanya untuk digunakan dalam industrinya. Banyak negara tidak hanya membutuhkan bahan mentah dan minyak dari negara lain. Mereka membutuhkan tenaga manusia dan pengetahuan teknologi. Insinyur-insinyur asing, ilmuwan, ahli-ahli perdagangan dan industri dibutuhkan untyuk membantu mengembangkan simber-sumber daya di berbagai negara. Tenaga kerja yang terampil dari Thailand, dan Philipina membantu kerja di proyek-proyek pembangunan raksasa di Timur Tengah. Kerjasama internasional semacam ini membantu berkembangnya hubungan internasional yang baik.
Sistem politik apapun yang digunnakan di berbagai negara, masalahnya tetapa sama: bagaimana menciptakan peluang yang lebih baik bagi rakyatnya melalui kemajuan sosial dan ekonomi. Biaya pembangunan sosial dan ekonomi besar. Makin banyak uang yang harus digunakan oleh suatu negara untuk pertahanan, semakin sedikit yang dapat digunakan untuk pembangunan ekonomi. Peranan organisasi seperti PBB misalnya adalah untuk memungkinkan bangsa-bangsa menyelesaikan persengketaan secara damai melalui diskusi dan negosiasi agar supaya perang dapat dihindari. PBB bertujuan untuk menciptakan kondisi bagi perdamaian di dunia sehingga negara-negara berkembang dapat berkonsentrasi pada masalah-masalah penting yang dihadapi rakyatnya.
Tujuan hubungan internasional seharusnya adalah penyediaan sarana-sarana agar harapa-harapan seperti itu terwujud dan menerima perbedaan sistem dan kondisi politik yang ada di berbagai negara di dunia. 

Ombak Yang Membisu

Cinta laksana ombak yang tak peduli dengan keadaan
Ombak yang tidak pernah tahu dengan pasirnya
Karang yang tidak pernah akan pantai
Dan laut yang tak peduli dengan ikan-ikannya
Tatkala hati mulai menemukan serpihannya
Segala rasa jadi pudar dan berbunga-bunga
Harta, tahta, pangkat, dan keyakinan dipertaruhkan
Hanya untuk menemukan setetes air dari kegelapan
Kertas putih dengan warna hitam pekat
Selalu datang mengukir ribuan kenangan didalamnya
Lentera terang tak berarti apa-apa di sekitarnya
Sinar cerah memantul dari cahaya kegelapan
Laksana matahari  tenggelam dibawa fajar
Dimanakah engkau bersandar, berbaring, bercerita,
dan berdusta pada kegelapan
Karena engkau adalah suara tangisan dari keramaian.


Ahlussunnah Wal Jamaah dan Perkembangan Sosial-Budaya



Manusia merupakan mahluk yang diciptakan oleh Allah SWT dalm bentuk yang sempurna (fii ahsani taqwiim, al-Thin: 4). Manusia diberi akal budi dan hati nurani untuk mengemban funsgsi kekhalifaan, yaitu mengatur kehidupan untuk mewujudkan kemakmuran di muka bumi. (al-Baqarah: 30-34, al-An’am: 165).
Sejarah kehidupan yang dibangun manusia telah menghasilkan peradaban, kebudayaan dan tradisi sebagai wujud karya dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan dan tuntutan hidup yang dihadapi, dalam lingkungan negara atau wilayah tertentu, suatu bangsa atau suku, membangun kebudayaan serta peradaban sesuai denag prinsip dan nilai serta pandangan hidup yang diperoleh dari ajaran agama atau faham yang dianut. Peradaban, kebudayaan dan tradisi selalu mengalami perubahan, berupa kemajuan dan kemunduran yang semua itu ditentukan atas dasar relevansinya dengan kehidupan dan kemanusiaan. Pertemuan antara berbagai peradaban, kebudayaan dan tradisi merupakan kenyataan dan dialektika sejarah yang mengakibatkan terjadinya saling mempengaruhi, percampuran, perbenturan, dan pencaplokan sesuai dengan daya tahan dan daya serap masing-masing. Peradaban hingga sekarang, termasuk islam yang muncul sejak abad ke-7 Masehi dan perkembangan-perkembangannya di bumi indonesia merupakan salah satu kenyataan sejarah tersebut.
Salah satu faktor penentu berkembangya peradaban islam di indonesia adalah faham Ahlussunnah Wal Jamaah sebagai pemahaman keagamaan ( manhaj al-fikr) dengan metode yang komprehensif, memadukan antara wahyu dan akal yang mencakup seluruh aspek kehidupan mengandung prinsip moderasi (tawassuth), menjaga keseimbangan (tawazun), dan toleransi (tasamuh). Metode pemahaman dan pemikiran (manhaj al-fikr) ini lahir dari proses dialektika sejarah pemikiran dan gerakan yang intens. Dengan mengikuti tuntunan wahyu dan tuntunan akal secara proporsional yang sesuai dengan fitrah kemanusiaan dan hukum kehidupan (sunnatullah). Ahlussunnah Wal Jamaah menghindari pertentangan politik dan fanatisme kelompok yang masuk dalam pemahaman keagamaan. Dengan prinsip dan watak dasarnya itu Ahlussunnah Wal Jamaah diterima dan berkembang di semua lapisan masyarakat, ikut berperan mewujudkan kehidupan yang penuh kedamaian dalam wahana kebangsaan dan kenegaraan bersama peradaban, kebudayaan dan tradisi lain.
Sebagai metode pemahaman dan pemikiran keagamaan yang fitri, ahlussunnah Wal Jamaah mengaktualisasikan diri dalam pengembangan peradaban, kebudayaan dan tradisi yang konstruktif serta mencegah perubahan yang destruktif atas dasar prinsip moralitas keagamaan dan kemanusiaan. Paradigma yang di bangun dalam sistem peradaban dan kebudayaan adalah tegaknya moralitas keagamaan dan harkat kemanusiaan (makarim al-akhlaq), tegaknya hak-hak asasi manusia yang lima (al Mabadi’ al-khamsah: hifzh al-din, hifzh al-nafs, hifzh al-aql, hifzh al-nasl, hifzh al-mal) demi terwujudnya kemaslahatan di muka bumi.    

Sabtu, 26 Februari 2011

Gemericik Air

Alunan nada gemericik air
Membuatku terbangun dari dunia mimpi
Aku seakan tak bisa menahan diri
Untuk terus bertanya akan gelombang, air, dan suara angin
Nada itu tiba-tiba menghilang seketika
Membuatku kebingungan dan bertanya-tanya
Suara itu tak terdengar oleh siapapun
Hanya jangkrik kecil berbunyi bak suara merak di sore hari
Seseorang muncul dari balik pohon besar
Mukanya begitu berseri dan menyeramkan
Aku mulai gelisah dan bahagia mulai terasa
Bahwa aku terlena dalam pandangan matanya.

Kau adalah Matahariku

Kau adalah matahariku
Saat-saat tak berdaya ku rasakan
Saat-saat menyedihkan ku alami
Saat-saat itu aku mencintai dan terus mencintai
Kau adalah matahari
Yang tak pernah berhenti bersinar
Kau adalah nada cinta
Yang selalu ingin ku dengar alunan nadanya
Tusukan duri tak lagi sakit tatkala aku mengingatmu
Sayatan silet tajam tak membuatku takut
Tatkala aku menyayangi dan mencintaimu.
                                                                                                                                                                                                                                                 

Koruptor Melarat


Kau yang tak punya malu
Bergaya bak tikus bingung
Kau yang tak bermoral
Pasang muka sayu bagaikan penjilat madu
Tingkahmu tak pernah kau perhitungkan
Bagaikan gayus keluar masuk tahanan
Kau makan uang rakyat sesukamu
Kau ambil uang untuk harta bendamu
Kau gunakan untuk urusan pribadimu
Kau sungguh tak berharga sama laksana perasan gula yang tak punya rasa
Kau adalah pencuri, pembohong, pengkhianat, dan koruptor yang melarat.

Mencari Kehidupan Abadi

Sepi manggelayut dalam ruang hampa tak bernada
Isak tangis burung terdengar tanpa suara
Coin emas terjatuh dari balik tumpukan kertas
Gemericik air terdengar begitu merdu
Alunan nada cinta terdengar syahdu
Namun tak seorangpun yang mendengar
Langkah-langkah berpijak di atas dedaunan kering
Cuaca dingin tak berarti apa-apa baginya
Hanya karena mencari kehidupan abadi

Musnah Tak Ada Kenangan

Cuaca tidak secerah seperti biasanya
Hati tidak menerima keadaan
Segelas teh manispun tak terasa apa-apa
Hanya saja kebingungan yang ku rasa
Dalam keramaian aku merasa sepi dan ketakutan
Orang-orang bagaikan srigala yang mengaung mencari mangsa
Tidak peduli satu sama lain
Demi hasrat dan nafsu diri sendiri
Semua berubah tak ada kenangan
Semua berpaling dari kebenaran
Kebenaran yang didasari cinta dan kepedulian
Semua musnah tak ada kenangan

Pencuri Hebat

Cintaku laksana matahari
Jarak tak menjadikanku putus asa
Untuk terus selalu mencinta
Kehadiranmu memberikan kesejukan dalam jiwa
Sapaanmu bagaikan lentera di gelap gulita
Kau yang terindah tak ternoda
Membawa sinar pencerahan dalam sukma
Wajahmu berseri seperti udara digelap malam
Suaramu merdu, lembut dan syahdu
Bagaikan suara tak bernada yang tak sempat terdengar oleh angin
Kau adalah cinta, rindu, sayang, dan pencuri
Pencuri hati yang tak pernah kehilangan.

Tak Terkalahkan


Daun yang gugur  tak seorangpun tahu kapan waktunya
Kecelakaan terjadi juga tak seorangpun tahu
Kekalahan bukanlah hal yang mustahil terjadi
Begitu juga kemenangan
Laut luas tak bertepi
Hutan besar tak berujung
Api panas adalah suatu kandidat perang tak terkalahkan
Aku tidak tahu apa yang akan terjadi
Sedetik, semenit, sejam, sehari, seminggu dan sebulan kedepan
Begitu juga aku tidak tahu
Kapan aku akan jatuh cinta
Apakah itu misteri........?
Ataukah hanya anggapan semu belaka.....?

Tak Bersuara


Kamar indah tak bersuara
Seperti luka sakit tak terasa
Suasana malam gelap tak bersinar
Dingin angin malam terasa hangat
Bagaikan tabung-tabung raksa yang terbakar
Alunan suara berkumandang hingga kerelung jiwa terdalam
Suara jangkrik dan dedaunan bersahut-sahutan
Bunyi airpun tak mau kalah
Sampai akhirnya menjatuhkan diri ditempat terindah

Kebohongan Besar


Suatu kebohongan besar
Jika kita mengekang seseorang
Hanya karena cemburu dan takut kehilangan
Suatu kebohongan besar
Jika seseorang tidak ingin kehilangan seseorang yang ia cintai
Dan tidak bisa hidup tanpa dia
Suatu kebohongan besar
Jika kita mencintai orang lain
Tanpa disadari, tanpa berani berkata
Tanpa berani bertindak dan
Tanpa pembuktian yang nyata
Adalah kebohongan besar.

                       
                                          

Putih Bening CINTA

Angin berhembus menerpa badan yang lemah
Embun menghilang seiring gugurnya daunan kering
Sinar mentari menembus dinding batu
Membakar semua didalamnya
Hanya tersisa satu
Yaitu harapan mencintai
Bagaikan burung tak bersayap
Bagaikan harimau tak mempunyai belang
Bagaikan gajah tak mempunyai belalai
Semuanya musnah, hilang, hancur tak bersisa
Hanya tersisa satu
Yaitu CINTA dan PUTIH BENINGnya CINTA