Minggu, 27 Februari 2011

Hubungan Internasional

Tiga puluh tahun terakhir ini telah menyaksikan kelahiran banyak negara baru. Sejak akhir Perang dunia II, banyak negara yang dulunya jajahan telah memperoleh kemerdekaannya, dan dengan cepat telah mengembangkan sistem pemerintahan mereka sendiri. Munculnya negara-negara kebangsaan baru yang kuat ini seperti misalnya Indonesia, Malaysia, dan India merupakan salah satu faktor paling penting dalm hubungan internasional sekarang ini.
Salah satu masalah utama dalam hubungan internasional disebabkan oleh adanya sistem politik yang berbeda yang berlaku di berbagai negara di dunia. Sementara beberapa negara berusaha melaksanakan sistem politiknya sendiri kepada negara lain, negara-negara seperti indonesia telah  mengembangkan sistem politik demokrasi dan telah menunjukkan bahwa ini merupakan cara yang terbaik dalam mencapai pembangunan nasional. Kemajuan ekonomi tergantung pada pemerintahan yang baik, ekonomi yang terencana, dan hubungan internasional yang baik. Hubungan internasional memungkinkan negara-negara tersebut menyelesaikan masalah-masalah mereka dengan bekerjasama.
Tidak ada negara sekarang ini yang bebas secara ekonomi. Amerika Serikat merupakan negara industri yang paling kuat di dunia. Tetapi negara ini menjual banyak produknya kenegara-negara lain dan menggunakan bahan mentah dari negara-negara lain untuk memperkuat industrinya. Uni Soviet juga merupakan negara industri yang kuat, tetapi negara ini harus mengimpor banyak sekali kebutuhan pertaniannya. Jepang tidak memiliki minyak maupun bahan mentah. Jepang mengimpor keduanya untuk digunakan dalam industrinya. Banyak negara tidak hanya membutuhkan bahan mentah dan minyak dari negara lain. Mereka membutuhkan tenaga manusia dan pengetahuan teknologi. Insinyur-insinyur asing, ilmuwan, ahli-ahli perdagangan dan industri dibutuhkan untyuk membantu mengembangkan simber-sumber daya di berbagai negara. Tenaga kerja yang terampil dari Thailand, dan Philipina membantu kerja di proyek-proyek pembangunan raksasa di Timur Tengah. Kerjasama internasional semacam ini membantu berkembangnya hubungan internasional yang baik.
Sistem politik apapun yang digunnakan di berbagai negara, masalahnya tetapa sama: bagaimana menciptakan peluang yang lebih baik bagi rakyatnya melalui kemajuan sosial dan ekonomi. Biaya pembangunan sosial dan ekonomi besar. Makin banyak uang yang harus digunakan oleh suatu negara untuk pertahanan, semakin sedikit yang dapat digunakan untuk pembangunan ekonomi. Peranan organisasi seperti PBB misalnya adalah untuk memungkinkan bangsa-bangsa menyelesaikan persengketaan secara damai melalui diskusi dan negosiasi agar supaya perang dapat dihindari. PBB bertujuan untuk menciptakan kondisi bagi perdamaian di dunia sehingga negara-negara berkembang dapat berkonsentrasi pada masalah-masalah penting yang dihadapi rakyatnya.
Tujuan hubungan internasional seharusnya adalah penyediaan sarana-sarana agar harapa-harapan seperti itu terwujud dan menerima perbedaan sistem dan kondisi politik yang ada di berbagai negara di dunia. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar